Diet planet sehat menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Riset yang dipesan oleh Lidl GB memperingatkan bahwa Inggris akan mencapai Planetary Health Diet Overshoot Day 2026 pada besok hari, sebuah titik di mana konsumsi makanan nasional telah melebihi batas tahunan yang direkomendasikan untuk diet sehat dan berkelanjutan. Temuan ini menyoroti ketidakseimbangan besar pola makan saat ini dan target diet planet yang disarankan ilmuwan internasional.

Analisis berdasarkan standar EAT-Lancet menunjukkan beberapa celah utama: konsumsi buah dan sayur hanya sekitar 40% dari target, asupan biji-bijian utuh tertinggal hingga sekitar 85%, dan protein nabati dikonsumsi pada level 18% dari rekomendasi. Di sisi lain, protein hewani serta makanan tinggi lemak dan gula masing-masing melebihi batas yang disarankan sekitar 60%. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan cuaca ekstrem yang memecahkan rekor serta lonjakan obesitas dan penyakit terkait pola makan.
Seberapa besar penyimpangan dari target diet
Riset tersebut memetakan bahwa meskipun konsumsi sayuran berkanji dan produk susu relatif sejajar dengan rekomendasi, komponen penting lain masih jauh dari target. Konsumsi buah dan sayur hanya mencapai 40% dari yang disarankan, sedangkan wholegrain—sumber serat penting—tercatat defisit sekitar 85% terhadap target PHD (Planetary Health Diet). Protein nabati seperti kacang-kacangan dan lentil hanya tercapai 18% dari standar yang dianjurkan, sementara konsumsi protein hewani melampaui batas yang sehat sekitar 60%.
Kesenjangan ini diperparah oleh tingginya konsumsi makanan yang mengandung lemak tambahan dan gula, yang juga sekitar 60% di atas rekomendasi. Para ilmuwan pembuat panduan PHD menilai bahwa keseimbangan makanan semacam ini berisiko bagi kesehatan manusia sekaligus melewati batas-batas planet yang aman jika dibiarkan berlanjut.
Hambatan bagi konsumen dan respons ritel
Riset konsumen yang turut dipesan menunjukkan hambatan praktis bagi perubahan pola makan. Sekitar 45% responden menyebut keterjangkauan sebagai penghalang utama untuk makan lebih sehat dan berkelanjutan, 65% khawatir tentang dampak jangka panjang pola makan terhadap kesehatan mereka, dan 52% mengatakan mereka ingin panduan cara makan sehat tanpa menambah beban belanja.
Dalam menanggapi temuan ini, Richard Bourns, Chief Commercial Officer, at Lidl GB, menyatakan: “These findings are a wake-up call. As a nation, we’re at a dietary tipping point, and we need a big shift in how we eat to ensure we’re consuming more of what we’re currently lacking. Our research shows people want to make healthier and more sustainable choices for the planet, but often affordability stands in the way. We’re breaking down those barriers by proving that market leading value can go hand-in-hand with making foods encouraged by the Planetary Health Diet more affordable and accessible.”
Ia menambahkan: “As the first discounter and British retailer to align our commercial strategy to the principles of the Planetary Health Diet, we’re supporting this ambition through year-round promotions, rewards and initiatives designed to make balanced choices more affordable. By highlighting how quickly we have overshot the Planetary Health Diet targets, we also hope to bring balance to Britain’s diet by working with retailers, policymakers and producers to make better food accessible for everyone.”
Implikasi kesehatan dan rekomendasi sederhana
Panduan Planetary Health Diet mengusulkan perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari—lebih banyak buah, sayur, kacang-kacangan, lentil, biji-bijian utuh, kacang dan biji, serta opsi nabati lainnya—sebagai bagian solusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor pangan. Analisis dari EAT-Lancet Commission menyatakan bahwa adopsi luas terhadap pola makan ini berpotensi mencegah jutaan kematian dini setiap tahun dan memangkas emisi terkait pangan secara signifikan.
Elaine Hindal, CEO at British Nutrition Food Foundation, menegaskan pentingnya pendekatan praktis: “A healthier, more sustainable diet doesn’t need to be complicated. Helping people understand what a balanced diet looks like, while making those options easy to choose and affordable to buy is critical to building a food system that works better for people and the planet.”
Temuan ini menempatkan tekanan pada pembuat kebijakan, produsen, dan pengecer untuk mempercepat strategi yang membuat pilihan sehat dan ramah lingkungan lebih mudah dijangkau oleh publik. Jika kebiasaan makan tidak berubah, risiko bagi kesehatan masyarakat dan batas-batas planet diyakini akan terus meningkat.
